Konsultasi Gratis : 0822-9728-9899

Tempat Pengobatan Autis di Tangerang dan Palembang Paling Nyaman

Tempat Pengobatan Autis – Gangguan spektrum autisme atau Autism Spectrum Disorder (ASD) yang menyerang orang di Tangerang dan Palembang atau dimanapun adalah gangguan perkembangan yang dapat menyebabkan tantangan sosial, komunikasi, dan perilaku yang signifikan. Istilah “spektrum” mengacu pada berbagai gejala, keterampilan, dan tingkat gangguan yang dapat dimiliki oleh orang yang memiliki kondisi ASD.

ASD mempengaruhi orang dengan berbagai cara dan dapat berkisar dari ringan hingga parah. Orang dengan ASD berbagi beberapa gejala, seperti kesulitan dengan interaksi sosial, tetapi ada perbedaan dalam kapan gejala mulai, seberapa parah, jumlah gejala, dan apakah ada masalah lain. Gejala dan tingkat keparahannya dapat berubah seiring waktu. Tanda-tanda perilaku ASD sering muncul di awal perkembangan. Banyak anak menunjukkan gejala pada usia 12 bulan hingga 18 bulan atau lebih awal.

Siapa yang Terkena ASD?

ASD mempengaruhi orang-orang dari setiap ras, kelompok etnis, dan latar belakang sosial ekonomi. Ini empat kali lebih sering terjadi pada anak laki-laki daripada perempuan. Sebuah studi memperkirakan bahwa sekitar 1 dari setiap 54 anak telah diidentifikasi mengidap ASD.

Bagaimana ASD Mempengaruhi Komunikasi?

Kata “autisme” berasal dari kata Yunani “autos”, yang berarti “diri”. Anak-anak dengan ASD sering mementingkan diri sendiri dan tampaknya berada di dunia pribadi di mana mereka memiliki kemampuan terbatas untuk berhasil berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain. Anak-anak yang memiliki kondisi ASD mungkin mengalami kesulitan dalam mengembangkan keterampilan bahasa dan memahami apa yang dikatakan orang lain kepada mereka. Mereka juga sering mengalami kesulitan dalam berkomunikasi secara nonverbal, seperti melalui gerakan tangan, kontak mata, dan ekspresi wajah.

Kemampuan anak yang memiliki kondisi ASD untuk berkomunikasi dan menggunakan bahasa bergantung pada perkembangan intelektual dan sosialnya. Beberapa anak yang memiliki kondisi ASD mungkin tidak dapat berkomunikasi menggunakan ucapan atau bahasa, dan beberapa mungkin memiliki keterampilan berbicara yang sangat terbatas. Orang lain mungkin memiliki kosakata yang kaya dan dapat berbicara tentang subjek tertentu dengan sangat rinci.

Baca Juga: Tempat Pengobatan Polio di Tangerang Terbaik dan Paling Nyaman

Banyak yang bermasalah dengan arti dan ritme kata serta kalimat. Mereka juga mungkin tidak dapat memahami bahasa tubuh dan arti dari nada vokal yang berbeda. Secara bersama-sama, kesulitan ini memengaruhi kemampuan anak-anak dengan ASD untuk berinteraksi dengan orang lain, terutama orang-orang seusianya. Pola penggunaan bahasa dan perilaku yang sering ditemukan pada anak yang memiliki kondisi ASD bahasa yang berulang atau kaku.

Bahasa yang Berulang atau Kaku

Seringkali, anak-anak yang memiliki kondisi ASD yang dapat berbicara akan mengatakan hal-hal yang tidak ada artinya atau tidak berhubungan dengan percakapan yang mereka lakukan dengan orang lain. Misalnya, seorang anak mungkin menghitung dari satu sampai lima berulang kali di tengah percakapan yang tidak berhubungan dengan angka. Atau seorang anak mungkin terus menerus mengulangi kata-kata yang dia dengar, suatu kondisi yang disebut echolalia atau ekolalia. Ekolalia langsung terjadi ketika anak itu mengulangi kata-kata yang baru saja diucapkan seseorang.

Misalnya, anak mungkin menanggapi sebuah pertanyaan dengan menanyakan pertanyaan yang sama. Dalam echolalia, anak itu mengulangi kata-kata yang didengar sebelumnya. Anak itu mungkin berkata “Apakah kamu ingin minum?” setiap kali dia meminta minuman. Beberapa anak yang memiliki kondisi ASD berbicara dengan suara bernada tinggi atau seperti menyanyi atau menggunakan ucapan seperti robot. Anak-anak lain mungkin menggunakan frase umum untuk memulai percakapan. Misalnya, seorang anak mungkin berkata, “Nama saya Tom,” bahkan saat dia berbicara dengan teman atau keluarga. Yang lain mungkin mengulangi apa yang mereka dengar di program televisi atau iklan.

Dan terapi merupakan bentuk perawatan yang paling aman, nyaman dan tepat untuk kondisi gangguan kesehatan semacam ini. Terutama tempat pengobatan autis di Tangerang dan Palembang yang dikembangkan oleh Klinik Medical Hacking. Dan fasilitas tersebut dapat Anda gunakan dengan menghubungi mereka di halaman ini. Selain itu, mengkonsumsi madu hutan segar juga sangat baik untuk menunjang perawatan. Untuk informasi lebih lanjut serta pemesanan untuk madu hutan segar dari Klinik Medical Hacking, klik di sini.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: